Hati ini masih belum terbiasa rupanya, sepi dan sendiri. Beberapa cara saya coba untuk membunuh waktu yang kian lama berputar makin
cepat. Memejamkan kedua kelopak mata seraya menghentikan sejenak pikiran yang
sangat melelahkan. Seakan-akan membiarkan mimpi jauh membawa diri ini pergi ke
bahteranya.
-
Akhirnya saya memberanikan diri untuk kembali berkomunikasi
dengan”nya”. Hal pertama yang saya ungkapkan adalah sebuah pertanyaan. Sebuah
pertanyaan yang ingin saya utarakan untuk menghentikan semua pikiran kotor yang
muncul dalam kepala saya. Pikiran kotor akan ketidak adilan, kesia-sian, juga
kehampaan.
-
Ketika itu saya bertanya alasan kenapa dia ingin beranjak
pergi dari hubungan jarak jauh ini. Mungkin saya terkesan sebagai seseorang
yang arogan. Namun rasa ingin tahu saya mengatakan bahwa disini hal-hal
emosional seperti itu sah-sah saja untuk diungkapkan, hanya demi mendapatkan
rasa lega. Saya juga bertanya kenapa dia menerima saya pada awalnya jika
ternyata masih di awal-awal perjalanan saja tak tahan dengan cinta yang saling
berjauhan. Saya juga bertanya apakah dia masih ingat janji awal dulu bertemu.
Dan pertanyaan yang paling penting ketika saya bertanya apa rasa sayang itu
masih ada ketika dia memutuskan untuk berhenti membina long distance relationship ini.
-
Terasa sekali sayap-sayap satu perastu hilang dari punggung
ini.
-
Apa dan kenapa masih saja menjadi 2 kata tanya yang berhantu
bagi saya. Meski jawabannya sedikit melegakan “hati yang terlanjur basah” ini,
namun keinginan untuk beranjak dari zona nyaman itu masih belum tereksitasikan
dengan sempurna. Intinya saya masih belum bisa beranjak dari
kenyamanan-kenyamanan yang pernah dia berikan dahulu.
-
Ketika kegelisahan-kegelisahan ini saya tuliskan, saat itu
pula saya memikirkan sebuah pepatah jawa kuno. Ya anda pasti pernah mendengar, barangkali seringpula diucapkan, “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino”, Cinta itu timbul karena sering bertemu.
-
Ketika dua hati itu saling berjauhan, sangat sedikit kesempatan yang mereka
dapatkan untuk mengetahui kegiatan satu sama lain, untuk mengenal lebih dekat
satu sama lain, juga untuk memahami perasaan lebih dalam satu sama lain. Anda tentu
boleh menampik jikalau era globalisasi ini telah terhiasi oleh berbagai cara
dan alat komunikasi. Sebuah alat yang katanya bisa menghilangkan jarak antar
dua orang.
-
Cinta hanyalah cinta. Sebuah rasa yang diciptakan Sang
Khalik dan dianugerahkan pada dua nenek moyang kita. Peradaban paling kuno dari
segala peradaban yang ada. Sebuah telepati yang mampu mempertemukan kembali
adam dan hawa di atas hamparan bumi yang teramat luas. Peradaban yang ternyata
tidak mampu ter-modern-isasi oleh komunikasi global saat ini.
-
Kipas angin berukuran mungil yang memenuhi kamar saya masih
belum berhenti berputar. Berharap hal itu juga terjadi pada perjalanan –
perjalanan retorika ke depan saya. Janganlah
berhenti berputar di sini kawan. Keep moving
on pada mimpi-mimpimu yang belum terealisasikan. Ya lelah ini hanya sebentar
saja, bukankah sedih juga sering kita alami ? bicara saya pada diri sendiri...
-
Iringan lagu dengan chord-chord aneh dari Queen mensyaduhkan
Senin malam ini. Ketika otak baru saja selesai tercurahkan pada ujian
Farmakologi, segar rasanya mendengar nada-nada tinggi Love of My Life yang baru
saja dilantunkan Freddy Mercury. Mantra-mantra untuk mengundang kembali cinta yang baru
saja pergi. Betapa syahdunya...
Love of my life,
You hurt me,
You broken my heart,
Now you leave me
Love of my life can't you see,
Bring it back bring it back,
Don't take it away from me,
Because you don't know what it means to me
Love of my life don't leave me,
You've stolen my love you now desert me,
Love of my life can't you see,
Love of my life can't you see,
Bring it back bring it back,
Don't take it away from me,
Because you don't know what it means to me
You will remember when this is blown
over,
And everything's all by the way,
When I grow older,
I will be there at your side,
To remind how I still love you
I still love you
I still love you
Hurry back
hurry back,
Don't take it away from me,
Because you don't know what it means to me
Love of my life,
Love of my life,
Love of my life

Tidak ada komentar:
Posting Komentar