Dua kelopak mata mengangkat membuka pandangan padang terang
Lentiknya jari jemari bergerak menari kecil menghangatkan akral
Angin berhembus dari kedalaman dada menyentak terasa di penghujung hidung
Kulihat diriku dari dalam cermin fatamorgana
Rapuh kelam terlihat kusam menyeka keringat yang bercucuran
Padahal akulah orang dengan banyak keinginan
Akulah sesosok orang dengan banyak harapan
Aku ingin menyentuh garis batas merah merona cakrawala seputar dunia
Aku ingin menyentuh ujung warna-warni pelangi yang tak menyentuh bumi
Aku inging menjadi beribu hal yang kuinginkan
Aku adalah Aku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar