Sang Bulan mulai nampak merangkak naik
Sayup-sayup terdengar alunan sholawat
Sendiri dalam ruangan kubus tiga dimensi
Ditemani kayu panjang tempat tidur yang belum dirapikan
Sepi, mirip saat itu
---
Teringat serpihan memori cantik
Ketika kaki kecil ini menginjak tanah raja
Ditemani segelas “kopi susu”
Berbincang tentang hal retorika
Sungguh indah, kala itu
---
---
Kembali ke tempat berdiri semula
Roda berputar teratur di atas jalannya
Menyisakan jejak berisi kisah-kisah
Mengenai cinta, pengorbanan, duka, ketabahan
Segala bumbu hidup manusia
Masih sepi, namun sedikit berbeda dari saat itu
Saya tulis dengan seember rasa rindu...
Saya tulis dengan seember rasa rindu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar