12 April 2014: Manusia, Gejolak, dan Ketidakpastian

  • 0

 Terlalu lama aku di tengah hingar bingar 
Rasa senang melambung lambung hingga hilang kepribadian
Limbung kesana kemari karna tak ada cahya pedoman
Jadi pajangan, sekilas muncul hanya untuk bahan kegembiraan orang 

Ketika senyum bibirku meredup, mana mereka
Seakan jauh tak tergapai pandangan
Apakah mau mereka menengok sebentar
Apakah bersedia dia meluangkan waktu
Ah, apakah sudi kamu sedikit bertanya sedang gundah apa diriku

Aku seorang dari segelintir manusia yang hilang
Terjerembab terperosok dan keliru pijakan
Rugi besar jika ku mengaduh
Terlalu naif jika ku mengeluh
Rintih sedihku tak rela kuperdengarkan pada telinga sekitar

Pun ketika malam terpanjatkan doa yang mengiba-iba
Dengan sedikit harapan ingin Engkau dengarkan

Kini ku merangkak pelan, ke jalur perbenaran
Toleh kanan kiri tak ada pegangan 
Punya bekal hanya sekedar kepercayaan
Penuh Gejolak dan Ketidakpastian

Membuatku menghadapi bejibun ambiguitas
Namun dalam kondisi seperti inilah sesungguhnya manusia berpikir 
Dan benar-benar berpikir mengenai kehidupan

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar