Ini sejatinya adalah blog kedua saya. Blog yang pertama dibuat ketika saya masih duduk di bangku SMP, dan hanya iseng saja perihal isinya. Namun blog yang kedua ini lebih intim dalam mengutip masalah-masalah di sekeliling saya, termasuk pada diri saya pribadi.
Mengisahkan berbagai perjalanan yang pernah saya alami. Mungkin tidak semua kisah hidup saya saya tuliskan disana. Kebanyakan adalah kejadian-kejadian yang secara emosional menggelitik pribadi saya. Blog ini adalah sarana penyalur kegelisahan-kegelisahan yang sedang terjadi pada setiap inti perjalanan hidup saya.
Terkadang pemikiran optimisme, sarkasme, segala harapan yang kesemuanya saling berkorelasi dapat menjadi inspirasi dalam segala tindak tanduk manusia tidak terkecuali pada diri kita masing-masing.
Berbagai alasan saya gunakan untuk menulis berbagai hal yang mungkin cemen bagi pandangan orang lain.
Pramoedya Ananta Toer pernah bertutur dalam salah satu bukunya yang berjudul Rumah Kaca bahwa "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah".
Jika kita ingat bahwa bangsa Cina juga menjadi bangsa yang besar, bangsa yang mampu belajar dari ilmu yang nenek moyang mereka tinggalkan, darimana ilmu itu mereka ketahui? Peninggalan tak ternilai berupa catatan-catatan yang leluhur mereka tuliskan dalam gulungan perkamen.
Salah satu ungkapan seorang Imam besar dari umat Islam, yaitu Imam Ali juga pernah mengatakan "ikatlah ilmu dengan menuliskannya".
Bacalah, maka kita akan tahu
-
Belajarlah, maka kita akan mengerti
-
Tulislah, maka orang akan membaca dan belajar dari apa yang kita tahu dan mengerti


Tidak ada komentar:
Posting Komentar